Ribuan Layanan Kesehatan dan Bantuan Sosial Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Jangkau Warga di Tegal


 Kota Tegal – Momentum Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polda Jawa Tengah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang dapat langsung dirasakan masyarakat. Melalui Puncak Bakti Kesehatan yang berlangsung di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kota Tegal, Selasa (23/6/2026), ratusan hingga hampir seribu warga memperoleh pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, hingga bantuan sosial.

Kegiatan yang dipimpin Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo tersebut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR., Wakapolda Jateng Brigjen Pol Dr. Latif Usman, jajaran pejabat utama Polda Jateng, Forkopimda Kota Tegal, serta berbagai organisasi profesi kesehatan.

Sebelum rangkaian acara dimulai, Kapolda bersama Wakil Menteri Kesehatan berkeliling meninjau setiap stan pelayanan kesehatan. Keduanya juga menyempatkan diri berbincang dengan warga dan tenaga medis untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan beragam fasilitas kesehatan secara cuma-cuma. Mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, skrining tuberkulosis, pemeriksaan laboratorium sederhana, layanan dokter spesialis, pemeriksaan gigi, fisioterapi, pelayanan kesehatan ibu hamil, penanganan stunting, donor darah, hingga khitan massal.

Data Biddokkes Polda Jateng mencatat sebanyak 975 warga mengikuti layanan pengobatan umum dan cek kesehatan gratis. Selain itu, 139 orang memperoleh pelayanan spesialis penyakit dalam, 96 pasien menjalani pemeriksaan saraf, 865 warga menerima obat-obatan tanpa dipungut biaya, serta 54 balita mendapatkan penanganan stunting.

Tidak hanya fokus pada sektor kesehatan, Polda Jateng juga menyerahkan 1.128 paket sembako kepada masyarakat. Bantuan alat kesehatan berupa kursi roda dan alat bantu berjalan turut diberikan kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan.

Pada kesempatan yang sama, Polda Jateng juga mendeklarasikan Gerakan Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru sekaligus meluncurkan inovasi TOSS Presisi Berantas TB Paru Kota Tegal. Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam mempercepat eliminasi tuberkulosis di Indonesia.

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus memberikan apresiasi atas inisiatif Polri yang dinilai turut memperkuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Polri, khususnya Polda Jawa Tengah, atas penyelenggaraan bakti kesehatan ini. Program seperti ini sangat membantu masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ungkapnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanggulangan tuberkulosis maupun pencegahan stunting.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa rangkaian bakti kesehatan merupakan implementasi nyata semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema "Polri Untuk Masyarakat."

Menurutnya, Polri tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga terus berupaya memberikan kontribusi di bidang sosial dan kemanusiaan.

"Pelayanan kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat. Kami berharap sinergi bersama pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin sehingga mampu menghadirkan masyarakat yang lebih sehat, aman, dan sejahtera," ujar Kombes Pol Artanto.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bakal Pecah! De Tjolomadoe Jadi Panggung Pertarungan Gamer dan Festival Hiburan Kapolda Jateng Cup 2026

Menuju Kapolda Jateng Cup 2026, Generasi Muda Diajak Tunjukkan Sportivitas dan Prestasi

Kapolda Jateng Cup 2026 Siap Jadi Festival Anak Muda, Hadirkan E-Sport, Cosplay, Kuliner hingga Hadiah Menarik